Dummy

Maintenance Planner (Tangerang)

    www.jobstreet.co.id

    DESKRIPSI PEKERJAAN

    • Memastikan adanya Work Order (WO) untuk setiap pengeluaran inventory part.
    • Memastikan adanya WO untuk aktifitas kerja tim maintenance.
    • Mengontrol dan mencatat pengeluaran sparepart.
    • Menindaklanjuti WO yang masih aktif.
    • Menjaga balance stock sparepart.
     
    Requirements:
     
    • Pendidikan minimal D3/ S1 Teknik Mesin, Teknik Industri, Teknik Elektro atau jurusan lain yang relevan.
    • Memiliki pengalaman minimal 1 tahun dalam posisi yang sama atau bidang lain yang berhubungan.
    • Mampu menjalin interaksi sosial dan memiliki kemammpuan komunikasi yang baik.
    • Jujur, disiplin, bertanggung jawab dan memiliki inisiatif yang baik.
    • Bersedia bekerja dengan sistem shift.
    • Bersedia ditempatkan di Jatake - Tangerang.
    Ke halaman perekrut
    Lowongan pekerjaan ini kemungkinan telah berakhir.

    Deskripsi Perusahaan

    PT Softex Indonesia didirikan pada tahun 1970an dan merupakan perusahaan yang menjadi pelopor produksi dan pemasaran produk pembalut di Indonesia. Sejak saat itu, Softex telah tumbuh dan berkembang di wilayah Asia Tenggara. Saat ini, bisnis Softex pun telah merambah hingga ke produk perawatan bayi, orang dewasa dan juga bagian intim wanita. Produk-produk PT Softex Indonesia yang banyak dikenal masyarakat di antaranya Sweety, Happy Nappy, Softex, V Class, Confidence dan Softies. Softex Indonesia bangga dan terus berkomitmen untuk mengantarkan produk dan layanan yang mampu memperkaya kualitas hidup keluarga modern Indonesia di seluruh Nusantara.

    Review ( PT Softex Indonesia )


    1. 3
    Current Employee
    Gaji & Benefit
    1. 3
    Work/Life Balance
    1. 2
    Senior Manajemen
    1. 2
    Nilai & Budaya
    1. 2
    Jenjang Karir
    1. 3
    Pros

    Merupakan salah satu perusahaan FMCG di Indonesia yang masih terus berkembang pesat. Gaji dan tunjangan yang ditawarkan cukup menjanjikan dan kompetitif dibandingkan perusahaan lainnya.

    Cons

    Manajemen perusahaan masih memerlukan perbaikan, sistem senioritas perlu dihilangkan karena tidak ada benefitnya dan hanya menghambat keharmonisan hubungan antar staf.