Dummy

Building Maintenance Supervisor

    www.karir.com

    Requirements:
    • Pendidikan Min D3 Teknik Sipil dengan pengalaman minimal 3 tahun dibidang yang sama, atau
    • Pendidikan S1 Teknik Sipil dengan pengalaman minimal 2 tahun di bidang yang sama.
    • Memiliki jiwa kepemimpinan dan dapat bekerja dalam tim.
    • Penempatan Pulogadung, Jakarta Timur
    Responsibilities:
    • Melakukan pengawasan, pengelolaan, pemeliharaan terhadap gedung, fasilitas, infrastruktur, elektrikal, dan pest control.
    • Membuat anggaran dan melakukan kontrol terhadap penggunaan anggaran operasional.
    • Membuat, memantau jadwal terhadap pemeliharaan gedung dan infratrsuktur lainnya.
    Ke halaman perekrut
    Lowongan pekerjaan ini kemungkinan telah berakhir.

    Deskripsi Perusahaan

    PT Martina Berto Tbk adalah salah saatu perusahaan terkemuka yang bergerak di industri kecantikan di Indonesia. Perusahaan ini didirikan oleh Martha Tilaar pada tahun 1970. Dengan dukungan sebanyak 4.000 karyawan, perusahaan ini membagi bisnisnya ke dalam tiga kategori, yakni manufaktur dan pemasaran, distribusi serta layanan jasa. Martina Berto percaya kepada para tenaga ahlinya yaang menciptakan inovasi dan produk kecantikan berkualitas terbaik berbasis herbal dan bahan-bahan alami Indonesia. Perusahaan ini juga memberikan layanan jasa seperti spa, salon kecantikan rambut, toko kecantikan, agensi periklanan, sekolah kecantikan dan sebagainya. Beberapa produknya yang ternama antara lain Sariayu, PAC, Dewi Sri Spa, Rudy Hadysuwarno Cosmetics dan Cempaka Cosmetics. Produk-produknya pun telah diekspor ke berbagai negara seperti Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam dan Filipina.

    Review ( PT. Martina Berto Tbk )


    1. 3
    Current Employee
    Gaji & Benefit
    1. 3
    Work/Life Balance
    1. 3
    Senior Manajemen
    1. 4
    Nilai & Budaya
    1. 2
    Jenjang Karir
    1. 2
    Pros

    Akses ke lokasi cukup dekat dengan tempat tinggal. Sehingga setiap pergi bekerja waktu tidak habis dipakai untuk perjalanan ke tempat bekerja.

    Cons

    Para atasan masih bisa dibilang kurang dalam memperhatikan dan memahami karyawannya. Khususnya, ketika karyawan sedang bekerja secara nyata di lapangan.