www.jobstreet.co.id

DESKRIPSI PEKERJAAN

  • Responsible for the oversight and financial records, as well as make financial reports and check the truth of the financial statements
  • Bank reconciliation (comparing current account with the bank ledger) including bank reconciliation editing
  • Requested financial documents to the finance, post journals, ledgers reviewing, drafting financial statements, as well as make a final financial report to be approved to the Center Director
 
Requirement :
 
  • Bachelor degree of Accounting
  • Minimum 2 years experiences as Accounting Supervisor (shopping mall/KAP) preferable
  • Able to communicate in English both oral and written, computer ability
  • Will be placed in Cyberpark, Tangerang
 
Ke halaman perekrut
Lowongan pekerjaan ini kemungkinan telah berakhir.

Deskripsi Perusahaan

PT Lippo Malls Indonesia Retail Trust atau yang biasa disingkat menjadi LMIR Trust adalah pelopor dan satu-satunya Retail Estate Investment Trust (REIT) yang terdaftar di dalam Singapore Exchange. Perusahaan ini berkomitmen untuk memberikan perhatian khusus kepada sektor properti ritel yang ada di Indonesia. Fokus para pengelolanya adalah untuk menjaga pengisian dan keseimbangan properti dan diversifikasi tenan melalui manajemen aset mal ritel dan tempat secara proaktif. Berdasarkan data tahun 2014, LMIR Trust tercatat telah mengelola 17 mal ritel berkualitas tinggi dan 7 tempat ritel besar di dalam mal lainnya yang ada di Indonesia. Portofolio LMIR Trust tersebar di wilayah populasi kelas menengah di Indonesia, khususnya Jakarta, Bandung, Medan, Palembang dan Binjai.

Review ( PT Lippo Malls Indonesia )


  1. 4
Current Employee
Gaji & Benefit
  1. 3
Work/Life Balance
  1. 3
Senior Manajemen
  1. 2
Nilai & Budaya
  1. 3
Jenjang Karir
  1. 4
Pros

Perusahaan memberikan kesempatan yang luas kepada semua karyawan yang ingin mengembangkan karir disini dengan cara melakukan penilaian kerja per enam bulan sekali.

Cons

Perusahaan masih kurang dalam mengadakan program pengembangan diri bagi karyawan, membuat kemampuan karyawan tidak bisa berkembang secara maksimal, bahkan cenderung stagnan.