HSE Manager

DESKRIPSI PEKERJAAN

  • Usia maks. 45 tahun
  • Pendidikan min. S1 Kesehatan Masyarakat/ Teknik Sipil/ Arsitektur
  • Pengalaman min. 3 tahun sebagai HSE Manager di proyek konstruksi gedung bertingkat
  • Bersedia ditempatkan di proyek seluruh Indonesia
  • Tanggung jawab pekerjaan :
    • Memimpin perencanaan implementasi kebijakan K3L
    • Memimpin HSE Officer / HSE Supervisor, dan melakukan koordinasi dengan semua  pihak terkait tentang penerapan K3L
    • Membuat Laporan dan program K3L
    • Mengkoordinir penanganan kecelakaan kerja dan pencemaran lingkungan maupun keadaan darurat lainnya di lapangan 
Ke halaman perekrut
Lowongan pekerjaan ini kemungkinan telah berakhir.

Deskripsi Perusahaan

PT Total Bangun Persada terdaftar sebagai perusahaan publik sejak tahun 2006. Perusahaan ini memiliki komitmen untuk “menjadi kontraktor bangunan terkemuka” di Indonesia melalui layanannya di bidang konstruksi. TOTAL telah berkiprah dan makan asam garam di industri Indonesia selama lebih dari 40 tahun. Perusahaan yang memiliki fokus bisnis di bidang konstruksi ini, dibentuk dan didirikan pada tahun 1970 dengan modal dasar sebesar Rp. 5 Miliar. Berdasarkan data di tahun 2013, kepemilikan sahamnya sebesar 66,33% adalah milik pendiri dan sisanya sebesar 33,67% adalah milik umum. Perusahaan ini juga telah mendapatkan berbagai sertifikasi di antaranya ISO 9001:2008, OHSAS 18001:2007, ISO 14001:2004 dan sebagainya.

Review ( PT TOTAL BANGUN PERSADA Tbk )


  1.  
  2.  
  3.  
  4.  
  5.  
  6. 4
Former Employee
Gaji & Benefit
  1.  
  2.  
  3.  
  4.  
  5.  
  6. 4
Work/Life Balance
  1.  
  2.  
  3.  
  4.  
  5.  
  6. 3
Senior Manajemen
  1.  
  2.  
  3.  
  4.  
  5.  
  6. 3
Nilai & Budaya
  1.  
  2.  
  3.  
  4.  
  5.  
  6. 4
Jenjang Karir
  1.  
  2.  
  3.  
  4.  
  5.  
  6. 4
Pros

Salary yang diberikan oleh perusahaan cukup tinggi dan bisa memenuhi kebutuhan hidup karyawan dan keluarga, ditambah dengan tunjangan kesehatan yang bagus.

Cons

Sosialisi yang dilakukan perusahaan kurang baik karena terkadang ada info yang menyangkut semua karyawan tidak diinformasikan dengan baik sehingga banyak terjadi salah faham.