General Affairs (Factory Visit)

DESKRIPSI PEKERJAAN

  • Candidate must possess at least a Bachelor's Degree, Education of Chemistry, Biology, Physics/ Public Relations/ Communications or equivalent.
  • Required language(s): English (active) , Bahasa Indonesia
  • At least 1 year(s) of working experience in the related field is required for this position.
  • Fresh graduate are welcome to apply
  • Maximum 26 years old
  • Willing to work at Cicurug, Sukabumi
Ke halaman perekrut
Lowongan pekerjaan ini kemungkinan telah berakhir.

Company Description

PT Amerta Indah Otsuka didirikan pada tahun 1997 dan merupakan afiliasi dari Otsuka Pharmaceutical Co., Ltd. asal Jepang. Perusahaan yang berkantor pusat di daerah Jakarta ini, memiliki sejumlah kantor cabang yang terletak di daerah Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan dan kantor perwakilan di Singapura. Perusahaan yang bergerak di bidang produksi makanan dan minuman ini, dikenal luas melalui produk minumannya yakni Pocari Sweat. Pada tahun 2004, perusahaan ini pun mulai melakukan proses produksi di pabrik Indonesia yang terletak di daerah Jawa Barat. Seiring dengan perkembangan bisnis Pocari Sweat, PT Amerta Indah Otsuka pun resmi meluncurkan produk barunya di tahun 2007 yakni Soyjoy. Dalam menjalankan aktivitasnya perusahaan ini pun didukung oleh afiliasi lainnya yakni PT Otsuka Indonesia, PT Merapi Utama Pharma, PT Otsuka Jaya Indah, PT Widatra Bhakti dan PT Lautan Otsuka Chemical.

Review ( PT Amerta Indah Otsuka )


  1.  
  2.  
  3.  
  4.  
  5.  
  6. 3
Former Employee
Gaji & Benefit
  1.  
  2.  
  3.  
  4.  
  5.  
  6. 4
Work/Life Balance
  1.  
  2.  
  3.  
  4.  
  5.  
  6. 3
Senior Manajemen
  1.  
  2.  
  3.  
  4.  
  5.  
  6. 4
Nilai & Budaya
  1.  
  2.  
  3.  
  4.  
  5.  
  6. 4
Jenjang Karir
  1.  
  2.  
  3.  
  4.  
  5.  
  6. 3
Pros

Perusahaan ini memberikan fasilitas yang sangat lengkap mulai dari bonus tahunan, kekeluargaan, tempat kerja yang nyaman dan fasilitas untuk hiburan memadai.

Cons

Karyawan ABS akan dimudahkan untuk naik jabatan bahkan terlalu mendewakan orang Jepang sehingga menekan karyawan untuk bekerja lebih keras lagi.