Halaman all 10 Lowongan  2017-08-24

Pekerjaan Yang Serupa

Dapatkan email untuk pekerjaan terbaru



Tentang Pangkal Pinang

Ibukota Propinsi Kepulauan Bangka Belitung, memiliki luas 118,408km2 dengan penduduk sebanyak 328,167 jiwa(2010). Populasi nya kebanyakan terdiri dari etnis Melayu dan Tionghoa kemudian suku-suku pendatang dari Batak, Palembang, Sunda, Jawa dan lain-lain. Pangkalpinang merupakan pusat bisnis/perdagangan dan industri di Bangka Belitung di mana PT. Timah Tbk. berpusat di kota ini. Pangkalpinang juga adalah salah satu pelabuhan penting di Selat Karimata yang menghasilkan timah, lada, kopra dan hasil laut. Dalam beberapa tahun terakhir, kontribusi sektor primer dan sektor sekunder masih mencatat besaran yang hampir sama. Perkonomian kota ini bisa dibilang terbagi cukup merata ke industri pengolahan, jasa, keuangan, pertanian, dan perdagangan. Destinasi wisata dan hiburan yang menarik di kawasan ini berupa Pantai Pasir Padi di mana terdapat kegiatan motorcross, Pantai Tanjung Bunga, museum timah, dan wisata hutan Tuatunu. Wisatawan kuliner juga bisa mengunjung Chinatown untuk menikmati sajian Chinese food.

Lokasi terdekat

Review mengenai perusahaan tertulis di halaman ini

Bagus sebagai titik awal untuk memulai karir.

  1. 3.0
Sudah Tidak Bekerja

Teaw work yang selalu support baik pada saat bekerja maupun di saat waktu santai. Selain itu, adanya bonus yang cukup menarik.

Pimpinan dengan perhatian yang sedikit pada bawahannya sehingga efektivitas kerja menjadi kurang, karena tidak ada kontribusi langsung dari orang yang lebih berpengalaman.

Gaji dan bonusnya mencukupi kebutuhan.

  1. 3.0
Sudah Tidak Bekerja

Budaya perusahaan ini sangat cocok untuk anak muda yang menyukai tantangan dalam dunia kerja dan mau mengembangkan skill yang dimiliki.

Terdapat perlakuan yang tidak adill dari senior untuk karyawan yang baru bergabung dengan perusahaan ini, seperti tidak dianggap pada saat kerja tim.

Benefit yang baik

  1. 5.0
Sudah Tidak Bekerja

Perusahaan ini memberikan benefit yang sudah bagus hal ini karena perusahaan ini menyadari bahwa karyawan adalah aset yang paling berharga dari sebuah perusahaan.

Gaya manajemen tangan besi, perusahaan juga masih kurang terbuka kepada karyawannya terutama dalam hal keuangannya. Selain keuangan, perusahaan ini juga masih belum terbuka mengenai jenjang karir.